Breaking News

Jumat, 06 November 2015

Penerapan IPTEK pada Lingkungan Hidup



IPTEK apakah itu? ya IPTEK adalah singkatan dari Ilmu Pengetahuan danTeknologi
Ilmu adalah pemahaman mengenai suatu pengetahuan, yang mempunyai fungsi untuk mencari, menyelidiki, lalu menyelesaikan suatu hipotesis. Ilmu juga yaitu merupakan suatu pengetahuan yang sudah teruji akan kebenarannya.
Pengetahuan adalah suatu yang diketahui ataupun disadari oleh seseorang yang didapat dari pengalamannya. Pengetahuan juga tidak dapat dikatakan sebagai suatu ilmu karena kebenarannya belum teruji. Pengetahuan muncul disebabkan seseorang menemukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilihatnya.
Teknologi adalah suatu penemuan melalui proses metode ilmiah, untuk mencapai suatu tujuan yang maksimal. Atau dapat diartikan sebagai sarana bagi manusia untuk menyediakan berbagai kebutuhan atau dapat mempermudah aktifitas.
Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).
Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah ilmu lingkungan atau ekologi. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi.
Itu adalah beberapa pengertian dari IPTEK dan Lingkungan lalu apa hubungannya, menurut saya sendiri sih bagaimana kita memanfaatkan IPTEK untuk memelihara lingkungan memperkenalkan lingkungan dengan cara-cara yang modern sesuai dengan pengetahuan teknologi masa kini, beberapa hal sudah dibahaas di postingan sebelumnya bagaimana beberapa kelompok memperkenalkan daerah2 wisata yang indah di media sosial atau di Youtube di posting di blog bahkan dibuat website agar orang2 tertarik dengan wisata ya misalnya yang ada di Indonesia dengan berbagai cara yang sangat menarik tentunya denga kemajuan IPTEK kita sekarang ini, di lain hal, kita juga harus memelihara lingkungan kita yang sudah tidak asing lagi yang baru2 kabut asap terjadi di Indonesia, sangat cepat tersebar berkat adanya IPTEk netizen beramai ramai ada yang menbantu dengan aksi sosialnya dan berkoar agar pemrintah tegas menghadapi masalah ini, tentunya bukan dari aspek ini saja ya


Aspek lain yaitu menggunaka teknologi sebagai tingakatan produktivitas pertanian kita pengelolaan lingkungan da kebesihan yang modern
contohnya :

BEBERAPA TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI INDONESIA

1. Biogas adalah gas mudah terbakar (flammable) yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerob (bakteri yang hidup dalam kondisi kedap udara). Pada umumnya semua jenis bahan organik bisa diproses untuk menghasilkan biogas, namun demikian hanya bahan organik (padat, cair) homogen seperti kotoran dan urine (air kencing) hewan ternak yang cocok untuk sistem biogas sederhana. Disamping itu juga sangat mungkin menyatukan saluran pembuangan di kamar mandi atau WC ke dalam sistem Biogas. Di daerah yang banyak industri pemrosesan makanan antara lain tahu, tempe, ikan pindang atau brem bisa menyatukan saluran limbahnya kedalam system Biogas, sehingga limbah industri tersebut tidak mencemari lingkungan di sekitarnya. Hal ini memungkinkan karena limbah industri tersebut di atas berasal dari bahan organik yang homogen. Jenis bahan organik yang diproses sangat mempengaruhi produktifitas sistem biogas disamping parameter-parameter lain seperti temperatur digester, pH, tekanan dan kelembaban udara. Salah satu cara menentukan bahan organik yang sesuai untuk menjadi bahan masukan sistem Biogas adalah dengan mengetahui perbandingan Karbon (C) dan Nitrogen (N) atau disebut rasio C/N.
2. Biopori atau yang biasa disebut dengan Teknologi Lubang Resapan Biopori merupakan metode alternatif untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah, selain dengan sumur resapan. Pemanfaatan Biopori ini akan membuat keseimbangan alam terjaga, sampah organik yang sering menimbulkan bau tak sedap dapat tertangani, disamping itu juga dapat menyimpan air untuk musim kemarau.  Selain itu kelebihan dari Biopori ini adalah memperkaya kandungan air hujan, karena setelah diresapkan kedalam tanah lewat Biopori yang mengandung lumpur dan bakteri, air akan melarutkan dan mengandung mineral mineral yang diperlukan oleh kehidupan. Adapun tujuan Lubang Resapan Biopori (LRB) ini adalah agar air masuk sebanyak mungkin kedalam tanah.Kelebihan LRB lainnya adalah selain sederhana, alat ini sangat mudah digunakan oleh kaum perempuan.
Selain itu 10 manfaat dari LRB ini antara lain adalah memelihara cacing tanah; mencegah terjadinya keamblesan (subsidence) dan keretakan tanah; menghambat intrusi air laut; mengu-bah sampah organik menjadi kompos; meningkatkan kesuburan tanah; menjaga keanekaragaman hayati dalam tanah; mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh adanya genangan air seperti Demam Berdarah, Malaria, Kaki Gajah, (mengurangi masalah pembuangan sampah yang mengakibatkan pencemaran udara dan perairan); mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan); serta mengurangi banjir, longsor dan kekeringan.
3. Energi alternatif biofuel yang dapat diperbarui dapat memperkuat ketersediaan bahan bakar. Karenanya untuk mengembangkan bahan bakar tipe ini perlu kerja sama yang harmonis dari semua pihak, termasuk pemerintah, industri otomotif dan swasta. Ada dua macam jenis biofuel yang bisa dikembangkan yaitu, etanol dan biodiesel. Etanol berasal dari alkohol yang strukturnya sama dengan bir atau minuman anggur. Untuk membuat alkohol dilakukan melalui proses fermentasi dari bahan baku tumbuhan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti ketela pohon. Etanol dipergunakan untuk menggerakkan mesin berbahan bakar bensin.Khusus untuk mesin diesel, bias mempergunakan bahan bakar jenis biodiesel. Diproduksi dari dari senyawa kimia bernama alkil ester yang bisa diperoleh dari lemak nabati. Bahan ester ini memiliki komposisi yang sama dengan bahan bakar diesel solar, bahkan lebih baik nilai C-etananya dibandingkan solar. Sebagai bahan bakar cair, biodiesel sangat mudah digunakan dan dapat langsung dimasukkan ke dalam mesin diesel tanpa perlu memodifikasi mesin. Selain itu, dapat dicampur dengan solar untuk menghasilkan campuran biodiesel yang memiliki C-etana lebih tinggi. Biodieselpun sudah terbukti ramah lingkungan karena tidak mengandung sulfur. Menggunakan biodiesel dapat menjadi solusi bagi Negara Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor
bahan bakar solar sebesar 39,7%.
4. Fenomena alam sering menjadi inspirasi bagi peneliti untuk menciptakan teknologi ramah lingkungan. Biopulping adalah salah satunya yang meniru proses mikroorganisme pada proses pelapukan untuk digunakan dalam tingkat industri. Alam sering memberi ide cemerlang bagi hidup manusia dari proses pelapukan kayu, ranting, daun atau lainnya. Saat bahan-bahan itu melebur, terjadi pembusukan yang membuatnya hancur bersama alam. Tak ada sampah atau limbah. Bila ditelaah lebih detail, proses tersebut dimotori oleh mikroorganisme. Mikroorganisma yang terdiri atas sejumlah mikroba membantu proses pelapukan sehingga sampah alam itu terurai, kembali menjadi tanah berupa humus. Hasil kerja mikroorganisma yang sempurna tak menghasilkan polusi tersebut memberi inspirasi pada para ilmuwan kita untuk memanfaatkannya dalam sektor industri. Industri kertas dan pulp terkenal dengan limbahnya yang sulit diatasi. Limbah ini berasal dari bahan kimia seperti soda api, sulfit dan garam sulfida dalam proses penghilangan kandungan lignin. Bahan kimia inilah yang dianggap sebagai sumber pencemaran lingkungan.
 Proses penggunaan sulfur mencemari udara dan sudah dilarang di sejumlah negara maju seperti Jerman. Pengolahan pulp yang ideal adalah biopulping, yakni mengolah pulp dengan menggunakan bantuan mikroba. Manfaat
biopulping yang menonjol adalah penghematan energi dan pengurangan pemakaian bahan kimia. Proses pembuatan bubur kayu alias pulp dan kertas biasa dilakukan dengan memasak serpihan kayu, jerami atau ampas tebu. Semuanya menggunakan bahan kimia. Tujuan proses ini untuk memisahkan komponen lignin. Dalam biopulping, bahan-bahan kimia tadi digantikan oleh sejenis mikroba yang bias mengeluarkan enzim dan mendegradasi lignin. Mikroba ini adalah golongan jamur atau fungi pelapuk kayu yang banyak dijumpai di alam bebas. Bahan pemutih kertas yang selama ini menggunakan bahan kimia seperti klorit dan hidrogen peroksida dapat digantikan dengan enzim-enzim yang dikeluarkan oleh fungi pelapuk. Beberapa enzim yang sangat dikenal untuk menguraikan lignin adalah manganese peroksidase, laccase dan lignin peroksidase.
  1. Sepeda. Sekarang dikembangkan kelompok-kelompok masyarakat yang
mengusung ide penggunaan sepeda sebagai alternatif alat transportasi yang ramah lingkungan seperti gerakan Bike-to-Work (B2W). Sepeda dapat digunakan dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam dan daya jelajah sekitar 1-5 kilometer.
  1. Sepeda Listrik. Alternatif lain dari sepeda manual adalah sepeda yang
digerakkan dengan tenaga listrik baterai yang dapat diisi ulang. Di samping lebih hemat biaya, sepeda ini juga tidak menimbulkan kebisingan dalam penggunaannya dibandingkan sepeda motor. Kecepatan berkendaraan maksimum jenis sepeda ini adalah sekitar 40-60 km/jam dengan daya jelajah hingga 60 km.
  1. Kendaraan Hybrid. Adalah kendaraan yang dikembangkan dari bahan
yang ultra-ringan tapi sangat kuat seperti komposit. Sumber tenaga kendaraan jenis ini umumnya merupakan campuran antara bahan bakar minyak dan listrik yang dibangkitkan dari putaran mesin kendaraan melalui teknologi rechargeable energy storage system (RESS). Kendaraan jenis ini diklaim sebagai memiliki tingkat polusi dan penggunaan bahan bakar yang rendah.
  1. Kendaraan hypercar. Kendaraan jenis ini memiliki fitur konstruksi yang
sangat ringan, desain yang aerodinamis, penggerak berbahan baker hybrid dan beban aksesoris yang minimal.

ya itu contoh penerapan teknologi ramah ingkungan di Indonesia tentunya masih banyak aspek lain untuk dijelaskan, semoga dapat dipahami bahwa IPTEK terhadap lingkungan sangat dibutuhkan dan tidak akan ada habisnya IPTEK itu berkembang
sumber :

https://kitarespect.wordpress.com/iptek/pemanfaatan-teknologi-dibidang-lingkungan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan
http://www.pengertianku.net/2015/01/pengertian-iptek-atau-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-lengkap.html
Read more ...

Kemiskinan dan Keterbelakangan sebagian Masyarakat Indonesia


Kemiskinan dan keterbelakangan masyarakat Indonesia sekarang ini cukup memprihatinkan meskipun dari beberapa data statistik grafik kemiskinan Indonesia menurunun yang artinya masyarakat Indonesia memiliki kesejahteraan ekonomi yang baik, namun pada kenyataan nya tidak bisa hanya dilihat dari statistik yang ada, namun dari beberapa survey langsung wawancara terhadap beberapa warga Indonesia yang tinggal di Jakarta rata2 mereka mengeluh makin sulitnya ekonomi mereka yang disebabkan oleh:
1. Naiknya Harga sembako dan kebutuhan hidup sehari-hari
2. Naiknya harga BBM
3. Menguatnya dollar dan melemahnya Rupiah tentu akibat dari ketimpangan ekspor dan impor Indonesia yang seharusnya Indonesia banyak ekspor ini malah banyak impor entah apa yang dilakukan pemerintah kita ini, tentu banyak hal pasca menurunnya dollar investor lari ke negara2 berkembang seperti Indonesia, dan setelah Dollar menguat yaitu Amerika melakukan beberapa upaya sehingga Dollar kembali menguat dan Investor pun pulang kampung kembali kepada Negara dollar dan alhasil negara berkembang seperti Indonesia ini kehilangan investor-investor alhasil mata uang kita melemah drastis, apalagi indonesia yang banyak menggunakan dollar sebagai kebutuhan ekspor impor wualaah.. mau bagaimana lagi nikmati saja hahaha
ini adalah data statistik kemiskinan di Indonesia beberapa tahun terakhir

Singkat saja memang statistik turun tapi apakah terbukti di daerah - daerah plosok di Indonesia apakah mereka tersentuh dari statistik ini? menurut saya sih tidak bro, Indonesia sekarang ini terkenal dengan kesenjangan sosial dan ekonomi nya yang begitu jelas terlihat simple nya ya yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin nah yang tengah2 ini yang rawan mereka harus pinter2 mau jadi miskin atau jadi kaya, yah meskipun menilai manusia itu bukan dari kaya atau miskin nya bro, yaitu dari akhlaknya, makanya Indonesia ini termasuk yang rakyatnya kurang bahagia, gausah jauh-jauh deh liat aja di Jakarta meskipun saya baru tinggal 1 tahun di Jakarta itu terlihat sekali kesenjangan nya, ada daerah kaya dan miskin, di  tengah kota super mewah, di mall2 elit yang isinya engko-engko super kaya dan artis yang naik mobil2 mewah, jarak beberapa kilometer isinya orang2 miskin hidup dengan kumuh, ya itulah indonesia, itu juga sebab tingkat kriminalitas yang tinggi coba bro2 sekalian pikir lagi pasti mengerti kan.
Baru di Jakarta nih apalagi di bandingin Jakarta dengan daerah2 plosok atau pedesaan yang teknologi nya belum maju warga nya masih gaptek adooh pasti pengetahuan mereka jauh banget dari kita otomatis ekonomi mereka dan keterbelakangan mereka yang jauh dibandingkan orang-orang yang tinggal di Jakarta, lalu tugas siapa? Pemerintah? iya udah pasti tapi apa mereka sanggup emang dari beberapa banyaknya pemimpin kita bisa dihitung jari yang tulus untuk mengemban amanah rakyat Indonesia.
Diluar daripada itu kita juga harus tetap menjaga kebudayaan kita jangan sampai yang di desa itu ekonominya, pengetahuannya maju lalu meninggalkan adat istiadat mereka hilang dong ciri khas budaya kita, intinya ya harus seimbang.
Oleh karena itu ini juga tugas kita yang kaya ya bantu si miskin, tapi emang fenomenal Indonesia ini bung, teknologi diserap banyak negatif nya dari positifnya, coba deh liat yang peduli dengan orang2 miskin tuh biasanya kebanyakan orang yang biasa aja yang masih punya rasa empati, tp saya gak bisa bilang seperti itu sepenuhnya nyatanya masih banyak si kaya yang peduli daripada si miskin, yang masalah adalah si kaya yang udah terkena virus HEDONISME dan WESTERNISASI, apa itu? cari di google deh untuk spesifiknya, mereka sekarang sukanya buang duit iya hura2 hal2 yang tidak terlalu perlu, tp ya itu terserah mereka, mereka yang punya uang kok, tp akibatnya si duit mereka muter disitu aja, si kaya yang suka hura2 ngasih duit ke engko2 pengusaha yang udah kaya, si engko ya cuma melaksanakan kewajiban pajak gatau sisanya, pajak juga ya ada yang amanah ada yang ngga, jadi ya intinya kalo mau bangun bangsa kita ini, ya sama2 ga ngandelin pemerintah aja jangan yang disalahin pemerintah, ya kita juga jangan cuma koar - koar tapi kenyataan cuma diem aja. coba deh lihat negara maju kesenjangan sosial mereka itu "sedikit" hampir gaada yg kaya dan miskin rata2 ya sama mulai dr pejabat dan masyarakat biasanya, makannya bisa didapat masyarakat yang bahagia. mudah2 Indonesia bisa mencapai titik tersebut Amin.

Berikut beberapa video yang ada hubungannya dengan Kemiskinan dan Keterbelakangan di Indoensia:

Read more ...
©Copyright 2014 Irfan Hadiyanto